MUSIBAH BALITA TENGGELAM DI SUNGAI SRAPAN KABUPATEN TANAH LAUT


PELAIHARI – Naas bagi Alfian (4 tahun)  seorang anak warga Jl. Bramban Raya RT.26 Sungai Srapan Kab. Tanah Laut, saat dirinya bermain dan tercebur di derasnya aliran sungai Bramban, sehingga harus meregang nyawa karena tenggelam terseret arus sungai.

Kejadian terjadi pada hari Senin (4/2) berawal saat korban bermain di dapur, korban yang masih berusia balita terjatuh dan hilang terseret derasnya air sungai . Mengetahui kejadian tersebut, keluarga korban segera meminta bantuan ke tetangga dan berita tersebut sampai juga kepada bapak Prawono seorang pegawai KESBANGLINMAS Kab. Tanah Laut, dari bapak Prawono lah Tim SAR Kantor SAR Banjarmasin mendapatkan informasi mengenai kejadian musibah tersebut.

Pada Senin (4/2) Pukul 13.00 WITA Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin berangkat menuju tempat kejadian dengan membawa 8 personil dan sarana rescue yang telah dipersiapkan sebelumnya Perjalanan Tim Rescue menuju tempat kejadian membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam, dikarenakan jarak antara kantor dan lokasi kejadian lumayan jauh, sehingga pada pukul 15.30 WITA Tim Rescue berhasil sampai di posisi tempat kejadian musibah pada koordinat 03 46’ 58” S – 114 43’ 44” E. {READMORE}

Tim Rescue segera melakukan koordinasi dengan beberapa potensi lokal yang sudah terlebih dahulu tiba di lokasi, diantaranya Tim Rescue Kesbang Linmas, Dinas Sosial dan beberapa warga setempat yang ikut bergabung dalam operasi pencarian tersebut. Sampai pukul 19.00 WITA korban belum juga di ketemukan sehingga tim rescue gabungan sepakat untuk menghentikan operasi SAR untuk sementara waktu.

Selasa (5/2) pukul 07.00 WITA tim gabungan kembali melakukan pencarian dengan memperluas area penyisiran untuk mengefektikan pencarian pada hari ini, dukungan cuaca yang cerah sangat membantu tim rescue dalam melaksanakan operasi pencarian tersebut. Dengan sarana Perahu karet dan kelotok (perahu kayu) tim rescue gabungan berhasil menemukan korban tidak jauh dari lokasi kejadian sekitar 200 M, korban di temukan pada pukul 13.45 WITA dalam keadaan meninggal dunia. Dan segera di evakuasi ke rumah duka. Selasa (5/2) operasi dinyatakan selesai dan semua unsure yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing. (AZK)

 

 



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
10 February 19:46 WIB