KN SAR LAKSMANA PERKUAT KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN BANJARMASIN


Kotabaru - Kamis (1/2), Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin resmi memiliki tambahan kapal operasional terbaru. Kapal tersebut adalah KN SAR Laksmana yang merupakan kapal buatan dalam negeri, Batam. Berbeda dengan kapal sebelumnya, KN SAR Laksmana yang akan ditempatkan di Kabupaten Kotabaru ini memiliki teknologi yang serba canggih.

Bertempat di Dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kotabaru, kapal sepanjang 40 meter ini diresmikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M. Syaugi, S.Sos., M.M didampingi pejabat Eselon I dan II Basarnas, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Luli M. Syaugi serta pengurus DWP Basarnas.

IMG20180201101446.jpg

Turut hadir pula Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, S.H. dan Wakil Bupati Kotabaru Ir. Burhanuddin, seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotabaru, serta seluruh potensi SAR yang ada di wilayah Kabupaten Kotabaru.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dengan luasnya perairan di Kabupaten Kotabaru keberadaan KN SAR Laksmana merupakan langkah yang tepat dalam membantu mengantisipasi musibah yang sering terjadi, mengingat tingginya mobilitas di perairan Kabupaten Kotabaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Basarnas menyampaikan bahwa rawannya kecelakaan di perairan di Indonesia menjadi salah satu dasar Basarnas melengkapi alat utama SAR di laut yaitu satu unit Kapal SAR yang ditempatkan di Kabupaten Kotabaru. Hal ini semata-mata untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia dan Internasional yang melakukan pelayaran di wilayah Indonesia khususnya di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

Kecanggihan kapal berwarna putih oranye ini antara lain memiliki tiga kekuatan mesin penggerak, kecepatan yang mampu mencapai 30 knot serta mampu membawa 50 orang. Kapal ini juga mengedepankan penanganan medis sehingga ada empat tempat tidur tepat di pintu masuk. Dibekali alat bernama Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) dan Automatic Identification System (AIS), KN SAR Laksmana bisa mendeteksi kapal-kapal yang berada di sekitarnya. Alat canggih ini juga bisa memberikan data detail nama kapal serta pemilik bahkan hingga tujuannya. Seluruh informasi tersebut akan ditampilkan di layar AIS.

Disamping itu, KN SAR Laksmana memiliki kemampuan mendeteksi permukaan yang dilengkapi forward infra red untuk mempermudah pencarian pada malam hari. Kemampuan deteksi kapal kelas II ini mencapai kedalaman 30 meter dari permukaan laut. Keberadaan kapal ini nantinya dapat mempermudah kinerja tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin dalam proses evakuasi di perairan termasuk mengcover kapal-kapal yang melintasi wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

Masih terkait dengan penyelamatan korban, kapal ini juga memiliki alat untuk deteksi korban yang mengapung hingga jarak 5 Mil Laut (nautical mile). Alat telekomunikasi yang tersambung langsung dengan satelit serta Radar dan GPS yang dapat digunakan untuk menentukan lokasi kapal secara tepat, melengkapi kecanggihan kapal ini.

Usai peresmian, seluruh tamu undangan disuguhkan dengan simulasi penyelamatan korban kecelakaan di perairan yang melibatkan seluruh potensi di wilayah Kabupaten Kotabaru. (ebw)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : chandra
1 February 11:35 WIB